Cerita Yusuf dan Tifani, Ayah-Anak Mudik Bandung-Tasik 6 Jam Boncengan Naik Motor
Kondisi Tifani sebaliknya, tanpa luka dan memar. Ayahnya selain luka di jari dan lutut, tampak pergelangan tangan membengkak. Jari Yusuf dibalut perban, tapi memar di kaki dan tangan belum diobati.
"Nanti saja di kampung diurut," kata Yusuf membalas saya yang melihat bengkak di tangan.
Marak di Musim Mudik, Penyapu Koin di Jalur Pantura Indramayu–Subang Ditertibkan Polisi
Keduanya lantas melanjutkan perjalanan dari Garut setelah motor diservis. Upaya menuju bengkel tak mudah bagi Yusuf yang terluka. Kakinya berjalan gontai sembari membantu putrinya mendorong motor.
Yusuf berupaya menyuap makanan secara perlahan menggunakan tiga jari kanannya yang selamat dari luka. Tubuhnya mesti diisi makanan lantaran ada obat antibiotik yang harus diminum.
Sesaat setelah obat diminum, Yusuf kembali menggendong ranselnya. Sobekan di celana sebelah kanan bekas kecelakaan dibiarkan terbuka. Baginya, perjalanan ke kampung harus terus berlanjut.