Contoh Puisi Hari Ibu Singkat, Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Resah, gelisah menjadi satu
Kau rasakan di dalam kalbu
Contoh Majas Hiperbola dalam Puisi, Calon Penyair Wajib Tahu!
Setiap waktu berjalan
Pekerjaanmu begitu melelahkan
10 Contoh Puisi Pendek Tentang Ibu Terbaik dan Menyentuh Hati, Cocok Dibaca saat Hari Ibu!
Walau lelah keringat bercucuran
Tak pernah engkau keluhkan
Ibu
Kau curahkan cinta kasihmu
Kau belai dengan sentuhan lembutmu
Mendidikku dengan kasih sayangmu
Agar aku menjadi maju.
Ibu
Tak hentinya aku membuatmu marah
Hingga kau menjadi gundah
Namun, engkau tetap tabah
Tersenyum ramah, tanpa keluh kesah
Dirgahayulah Ibunda
Teriring ucapan doa
Semoga Tuhan mengabulkannya
Salam bakti Ananda
Bidasan dirgantara menodong sebuah mata tua
Menaruh aksentuasi pada wanita yang memarut muka
Turut larat membeliak dedikasi kepada putra putrinya
Memeras keringat dan senantiasa mengurut dada
Sudah serasa bahara yang teramat biasa bagi dirinya
Durjana dunia telah menyulih resistansi raga
Menguruk cua menjadi kentara derana
Melegar profesi menyerak sang pembela raga
Tanpa basa basi mencerap sumbu menggebu-gebu
yang menyatukan kalbu
Dia laksana pelita pada ketaksaan jiwa
Senandungnya abadi merajai hati gembira
Malaikat tak bersayap, kupanggil ia dengan sebutan ibu
Sosoknya mampu memberi sorotan seluruh pemirsa
Tertawan segala kiprah yang kejat berjibaku
Ibu setiap rintikan air matamu
Menyadarkan diriku atas perbuatanku
Pengorbanan yang telah kau berikan untukku
Selalu kukenang sepanjang hidupku
Di bawah redupnya pelita malam
Kurebahkan kepalaku di pangkuanmu
Aku merasakan hati yang penuh ketenangan
Lewat belaian hangat tangan halusmu
Ibu
Kaulah jantung dan hatiku
Darahmu mengalir deras di tubuhku
Semua tentang lukamu terikat di batinku
Kutuliskan syair ini untukmu, Ibu
Dengan bait yang langsung terhubung denganmu
Dihiasi oleh goresan pena yang indah
Syair ini akan selalu mewarnai hidupmu
Katanya alarm terbaik adalah Ibu