Contoh Teks Anekdot dalam Bentuk Narasi Berbagai Tema
Nah kalau dihitung koruptor hanya merugikan Rp10 saja setiap orang. Jadi kerugian akibat tindakan yang dilakukan oleh Arya lebih besar daripada tindakan yang dilakukan oleh para koruptor.
Lina merupakan wanita kecil yang berada dalam satu keluarga. Pada sesuatu hari, Lina memandang bapaknya lagi merokok di depan rumahnya.
Lina yang mengenali kalau merokok itu sangat beresiko untuk kesehatan, maka langsung menegur bapaknya.” Bapak, jangan merokok, rokok itu bahaya buat badan bapak.” Ucap Lina wanita kecil yang masih lugu.
Bapaknya juga merasa malu, lantaran anaknya yang sangat pintar. Bapak Lina juga cuma tersenyum sambil mengusap rambut gadis kecilnya.
“Bapak, cepat matikan rokoknya.” Ucap Lina sekali lagi memerintahkan kebaikan buat Bapaknya.
Demi mencari jawaban yang pas, bapaknya juga berkata “Nak, kamu benar sekali. Ini Bapak lagi memusnahkan rokok dengan membakarnya satu- persatu. Soalnya jika bakar pabriknya sekalian ya ga boleh dong.” Sang anak jitak pala ayahnya.
Sekian penjabaran mengenai empat contoh teks anekdot dalam bentuk narasi mengenai berbagai tema, semoga dapat menambah wawasan terkait teks anekdot dalam bentuk narasi dan menjadi acuan dalam membuat teks anekdot dalam bentuk narasi.
Editor: Johnny Johan Sompotan