Contoh Teks Ulasan Singkat, Lengkap dengan Cara Penulisan dan Strukturnya

Ami Heppy S ยท Selasa, 02 Agustus 2022 - 10:08:00 WIB
Contoh Teks Ulasan Singkat, Lengkap dengan Cara Penulisan dan Strukturnya
Contoh Teks Ulasan dan Strukturnya (Foto:Freepik)

3. Contoh Teks Ulasan

Contoh Teks Ulasan Novel

Judul : Sang Pemimpi
Penulis : Andrea Hirata
Jenis Buku : Fiksi 
Penerbit : Bentang
Cetakan Juli 2006

Sang pemimpi merupakan novel kedua Tetralogi Laskar Pelangi. Novel Sang Pemimpi menceritakan tentang lika-liku jalan hidup dari penulis yang digambarkan dalam sosok Ikal bersama teman-temannya dalam jerat kemiskinan. 

Di tengah kenakalan masa-masa SMA, Ikal dan teman-temannya tetap berjuan untuk mengejar mimpi untuk bisa bersekolah ke luar negeri dan menggapai cita-citanya.

Novel dengan bahasa yang cukup puitis ini mampu menyihir para pembacanya untuk ikut merasakan kesedihan, kebahagiaan, keputusasaan dan semangat. Selain itu, novel ini juga diselingi dengan lelucon cerdas yang menggelitik pola pikir pembacanya. 

Meskipun ini merupakan buku kedua dari Laskar Pelangi, namun ini tak ada kaitannya sama sekali dengan Laskar Pelangi buku pertama. 

Namun, pesan yang ingin disampaikan tetap ada, yaitu jangan sampai kemiskinan menghalangi kita untuk mewujudkan mimpi. Kisah dalam novel ini mengajarkan para pembaca tentang pentingnya kerja keras dan semangat pantang menyerah.

Contoh Teks Ulasan Film

Judul Film: Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Sutradara: Sunil Soraya
Pemain: Pevita Pearce, Herjunot Ali, Reza Rahadian

(Orientasi)

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck adalah sebuah film adaptasi dari sebuah novel klasik Indonesia karya Buya Hamka. Film ini dirilis pada 19 Desember 2013 dan dibintangi oleh artis berbakat seperti Herjunot Ali, Pevita Pearce, dan juga Reza Rahadian. Film ini juga disutradarai oleh Sunil Soraya dan menjadi salah satu karya suksesnya di tahun 2013.

(Tafsiran)

Film ini menceritakan tentang lika-liku kehidupan Zainudin pada tahun 1930 yang berlayar dari Makassar ke Batipuh yang merupakan tanah kelahiran ayahnya. 

Disana ia bertemu dengan Hayati dan langsung jatuh hati, namun kisah cinta mereka terhalang perbedaan suku, derajat ekonomi, dan juga takdir yang lebih membawa hayati untuk dinikahi oleh Aziz.

(Evaluasi)

Film ini berdurasi 2,5 jam ini memperlihatkan situasi Indonesia pada tahun 1930-an, namun usaha untuk menampilkan atmosfer klasik dalam film ini kurang berhasil. 

Alur cerita terkesan lambat dan ada beberapa bagian yang terasa kurang menarik. Beberapa konflik kurang memuncak dan berujung datar kembali. Penggunaan lagu Nidji juga dirasa kurang pas, karena melodi yang digunakan terkesan modern. 

(Rangkuman)

Dengan mengesampingkan beberapa kekurangan seperti dari alur cerita yang terlalu lambat, visual effect yang kurang bagus, dan lain sebagainya, film ini masih tetap layak untuk ditonton. 

Penggunaan kata-kata yang pas dan kostum yang apik membuat film ini menjadi salah satu yang terbaik di tahun 2013. Kata-kata puitis sepanjang film membuatnya menarik untuk ditonton dan menambah khasanah pengetahuan.

Demikian contoh teks ulasan yang harus kamu pahami. Semoga bermanfaat.

Editor : Komaruddin Bagja

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda