Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Menerjang Wilayah Jawa, Puluhan Ribu Warga Mengungsi
Advertisement . Scroll to see content

Cuaca Panas Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia, Suhu Tembus 36 Derajat Celcius

Kamis, 30 April 2026 - 16:25:00 WIB
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Indonesia diterpa cuaca panas yang menyengat termasuk di wilayah Jabodetabek. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan kondisi ini terjadi akibat periode peralihan musim. 

Hasil pengukuran terakhir BMKG menunjukkan suhu maksimal di wilayah Jakarta rata-rata mencapai 36 derajat celcius. Meski terasa menyengat, kondisi ini disebut masih dalam kategori normal dan merupakan bagian dari siklus tahunan. 

Kondisi panas dipengaruhi periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau yang menyebabkan tutupan awan berkurang sehingga membuat paparan sinar matahari ke permukaan lebih intens. Selain itu, menurut BMKG, wilayah Indonesia belum sepenuhnya memasuki musim kemarau dan diprediksi musim kemarau terjadi pada Juni hingga September 2026.

"Biasanya memang untuk wilayah Indonesia di bulan-bulan April ini suhunya terasa cukup terik. Nah, salah satu alasannya adalah karena ini kita ada di periode peralihan. Nah, periode peralihan itu adalah untuk saat ini  berarti dari musim hujan ke musim kemarau," ujar Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Agita Vivi.

"Biasanya pada kondisi seperti ini tutupan awan mulai jarang ya. Karena tutupan awan jarang, jadi sinar matahari yang masuk sampai ke permukaan bumi menjadi maksimal. Nah, itulah kenapa suhu jadi terasa lebih panas. Ditambah lagi dengan udara yang relatif lebih kering dan angin anginnya kalem itu akan semakin menambah rasa panas," katanya.

Dia memprediksi suhu sekitar 36 derajat masih akan bertahan dalam beberapa waktu ke depan. Masyarakat diimbau tetap waspada tidak hanya terhadap panas, namun juga potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi di masa peralihan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut