Daftar Nama 7 Presiden Indonesia dan Wakilnya, Kamu Harus Tahu!
JAKARTA, iNews.id - Daftar nama 7 presiden Indonesia dan wakilnya patut untuk diketahui. Mereka adalah pemegang kekuasaan pemerintahan selama periode yang telah ditentukan.
Sejak merdeka, Indonesia memang telah berganti presiden dan wakil presiden beberapa kali. Selama menjabat, mereka telah menghasil berbagai kebijakan, di mana beberapa di antaranya masih bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia sampai saat ini.
Adapun deretan presiden Indonesia dan wakilnya adalah sebagai berikut.
• Soekarno (1945-1967)
Soekarno merupakan Presiden pertama Republik Indonesia. Ia juga dijuluki sebagai 'Bapak Proklamator' karena merupakan sosok yang membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Di awal kemerdekaan Indonesia, Mohammad Hatta adalah wakil presiden pertama yang bertugas dari tahun 1945 sampai 1956. Kemudian, posisi wakil presiden dilanjutkan oleh dengan Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari tahun 1973 sampai tahun 1978.
• Soeharto (1967-1998)
Soeharto dilantik menjadi Presiden RI, menggantikan Soekarno melalui Sidang Istimewa MPRS yang digelar pada 12 Maret 1967. Setelahnya, ia berfokus pada perekonomian nasional pasca inflasi sebesar 650 persen du tahun 1966.
Selama menjabat sebagai presiden, Soeharto sudah berganti wakil selama beberapa kali. Mereka adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX (1973–1978), Adam Malik (1978–1983), Umar Wirahadikusumah (1983–1988), Soedharmono (1988–1993), Try Sutrisno (1993–1998), dan BJ Habibie (1988).
• BJ Habibie (1998-1999)
Setelah adanya gerakan reformasi oleh mahasiswa yang dilakukan pada 1998, Soeharto memilih mundur dari jabatanya sebagai seorang presiden. Tampuk kekuasaan negara pun berpindah ke wakilnya, BJ Habibie.
Selama menjabat, BJ Habibie tidak didampingi oleh wakil presiden. Ia lalu mengakhiri masa jabatannya pada 20 Oktober 1999 setelah pidato pertanggung jawabannya ditolak oleh MPR karena ia telah melepaskan Timor Timur yang sekarang menjadi Timor Leste.
• Abdurrahman Wahid (1999-2001)
Menyusul pengunduran diri BJ Habibie, MPR pun menunjuk Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi Presiden RI ke-4. Saat itu, Megawati Soekarnoputri yang menjabat sebagai wakil presiden.
Akan tetapi, beberapa kebijakan yang diambil Gus Dur selama menjabat dianggap cukup kontroversial, termasuk maklumat pembekuan MPR dan DPR. Lalu pada 23 Juli 2001, putra KH Wahid Hasyim ini dilengserkan dari jabatannya oleh MPR.
• Megawati Soekarnoputri (2001-2004)
Megawati Soekarnoputri resmi dilantik menjadi Presiden RI ke-5, menggantikan Gus Dur pada 23 Juli 2001. Ia didampingi oleh Hamzah Haz, yang menjadi wakil presiden.
Beberapa kebijakan yang dikeluarkan antara lain mengakhiri kerja sama dengan IMF, mendirikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga menyelenggarakan pemilu pada 2004. Namun saat mencalonkan diri pada Pemilu 2004 bersama Hasyim Muzadi, Megawati Soekarnoputri kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, sekaligus mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden.