Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Terkini M 5,6 Guncang Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Siklon Tropis Choi-Wan, BNPB: Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

Selasa, 01 Juni 2021 - 11:33:00 WIB
Dampak Siklon Tropis Choi-Wan, BNPB: Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi
Ilustrasi, siklon tropis Choi-Wan dinilai dapat berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia. (Foto: Dok. BNPB).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam dua hari ke depan. Potensi bencana ini disebabkan adanya siklon tropis Choi-Wan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyampaikan, siklon tropis Choi-Wan yang dapat berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia.

“Di samping ancaman bahaya di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. Analisis cuaca BMKG mencatat potensi prakiraan tinggi gelombang pada dua hari ke depan,” ujar Raditya di Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Dia menjelaskan, dari analisis BMKG wilayah dengan potensi terdampak siklon tropis meliputi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku.

Menurutnya, mengacu prakiraan cuaca BMKG akan terjadi gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat. Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian 4 – 6 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Potensi bahaya lainnya, kata dia berupa angin kencang di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara. “BNPB dan BPBD mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor. Keluarga dapat mempersiapkan bersama komunitas dalam mengantisipasi dan mencegah bahaya tersebut,” ucapnya.

Dia mengimbau agar masyarakat terus memantau potensi cuaca di wilayah hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi info BMKG yang dapat diunduh pada sistem operasi android dan iOS serta melalui situs resmi BMKG maupun media sosial BMKG.

“BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan setempat, seperti penyiapan sumber daya, sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan ruang udara dan kondisi cuaca, hingga koordinasi dengan dinas-dinas maupun instansi terkait lain,” katanya.  

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut