Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rencana Tukar Guling Geo Dipa dan PNM Batal, Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Danantara Buka Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang, Kebutuhan Kereta Mendesak

Jumat, 02 Oktober 2026 - 14:04:00 WIB
Danantara Buka Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang, Kebutuhan Kereta Mendesak
Danantara membuka opsi impor KRL bekas dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik nasional. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, kebutuhan pengembangan jaringan transportasi berbasis kereta membuat pemerintah harus mempertimbangkan sejumlah pilihan untuk memenuhi kebutuhan armada. Karena itu, opsi impor KRL dari Jepang masih dikaji bersama rencana penguatan industri kereta nasional.

Di sisi lain, kondisi keuangan INKA juga menjadi perhatian dalam proses transformasi perusahaan. Dony menyebut ekuitas INKA saat ini negatif dan terdapat pinjaman yang dinilai tidak berkelanjutan.

"INKA itu sekarang kan posisinya saya sudah sampaikan bahwa equity-nya negatif. Kemudian ada unsustain loan-nya. Makanya ini bagian daripada proses transformasi yang juga harus kita lakukan," tuturnya.

Danantara, kata Dony, masih mengkaji kemungkinan penambahan modal untuk memperkuat INKA. Langkah ini juga mempertimbangkan adanya kepastian penyerapan produk INKA oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

"Kalau mereka membutuhkan equity tambahan, kita akan melakukan proses penambahan equity tambahan. Karena offtake-nya jelas kan. Karena apa-apa pabrik yang mereka produksinya mereka akan di-offtake oleh Kereta Api," ucap Dony.

Dony menegaskan penguatan INKA tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan pengembangan transportasi publik secara keseluruhan. Karena itu, kebutuhan tambahan modal dan pilihan pengadaan KRL masih menjadi bagian dari kajian Danantara.

"Jadi ini enggak bisa dilihat satu per satu. Ada possibility sedang kita kaji berapa kemungkinan kita harus inject equity kepada INKA," ucap Dony.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut