Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Hasil Pertemuan BEI-OJK dengan MSCI usai IHSG Rontok
Advertisement . Scroll to see content

Danantara Buka Peluang Jadi Pemegang Saham BEI, Rosan: Kita Ingin Jadi Lebih Baik

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:19:00 WIB
Danantara Buka Peluang Jadi Pemegang Saham BEI, Rosan: Kita Ingin Jadi Lebih Baik
CEO Danantara Rosan Roeslani (foto: Tangguh Yudha)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Danantara Indonesia membuka peluang untuk masuk sebagai pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu diungkapkan CEO Danantara yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani.

Rosan menegaskan, Danantara bersikap terbuka terhadap kemungkinan tersebut apabila proses demutualisasi BEI telah terealisasi. Demutualisasi akan memisahkan secara tegas pengelola bursa dari anggota bursa.

Menurut Rosan, langkah itu merupakan bagian dari upaya mendorong perbaikan tata kelola dan keterbukaan di pasar modal nasional.

"Kita terbuka, kalau ini sudah terjadi demutualisasi tentu Danantara berkeinginan untuk masuk juga," ucapnya di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Mengenai skema masuknya Danantara ke bursa, Rosan belum memastikan apakah akan dilakukan melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) atau cara lainnya. Pihaknya masih akan melihat struktur yang paling tepat dan memberikan manfaat terbaik ke depan.

"Kita lihat, kita lihat struktur yang terbaik. Yang pentingnya dengan keberanian kita ini kita ingin menjadi lebih baik dan lebih terbuka," lanjutnya.

Rosan menegaskan, jika Danantara masuk ke kepemilikan bursa, langkah tersebut dapat dilakukan secara langsung tanpa melalui perusahaan sekuritas, termasuk sekuritas milik BUMN.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8 persen dan sempat mengalami trading halt selama 2 hari berturut-turut pada 28-29 Januari 2026. Iman mengatakan, pengunduran diri ini bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi belakangan di pasar.

IHSG diketahui runtuh dari level tertingginya di level 9.000-an pada pertengahan Januari, menjadi di level 8.000-an pada akhir Januari.

"Saya sebagai Direktur Utama dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujarnya di Gedung BEI, Jumat (30/1/2026).

Iman berharap pengunduran dirinya dari bangku Direktur Utama akan membuat pasar lebih baik dan bertumbuh.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut