Dentuman Misterius Terdengar di Bandung, Badan Geologi: Diduga Erupsi Gunung Anak Krakatau
Saat ini, kata status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Potensi ancaman bahaya erupsi berasal dari aliran lava yang dapat disertai lontaran batu pijar.
Dia mengimbau masyarakat tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat Gunung Anak Krakatau.
"Tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat," tandasnya.
Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami erupsi pada Jumat (4/9/2026) malam. Bahkan, gunung tersebut menyemburkan lava berbentuk air mancur atau lava fountain.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut kawah Gunung Anak Krakatau diselimuti asap berwarna kelabu dan hitam.
Editor: Rizky Agustian