Deretan Putra Jenderal dengan Karier Cemerlang di TNI
Dwinanda Patria Noryanzha merupakan putra dari Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, sekaligus cucu dari Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Mengikuti jejak ayah dan kakeknya, Dwinanda menjadi salah satu perwira TNI AD berpangkat Letnan Satu (Lettu) yang aktif berdinas.
Dilihat dari postingan akun Facebook miliknya, Dwinanda memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dwinanda tak segan untuk bersosialisasi dengan masyarakat ketika sedang bertugas di Papua.
Imam Budiman, perwira tinggi sekaligus putra mantan Panglima ABRI Jenderal Purn Edi Sudradjat. Kini, Brigjen TNI Iman Budiman diamanahi sebagai Komandan Korem 161/Wira Sakti, menggantikan Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko. Pria kelahiran Jambi ini memiliki keahlian spesifik di bidang infanteri.
Sebelum mengemban amanah sebagai Komandan Korem 161/Wira Sakti, lulusan Akademi Militer 1993 ini telah lebih dulu menduduki sejumlah jabatan strategis seperti Danyonif Linud 328/Dirgahayu, Danbrigif 15/Kujang II, Asops Kasdam V/Brawijaya, Pamen Denma Mabesad, Danrem 044/Garuda Dempo, Pamen Denma Mabesad, dan Dirsen Pussenif Kodiklatad.
Lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Marciano mengikuti jejak ayahnya sebagai tentara. Dia menempuh pendidikan di Akademi Militer dan lulus pada 1978. Letjen TNI AD (Purn) Marciano merupakan anak dari Mayjen TNI (Purn) Norman Sasono. Norman Sasono pernah menjabat sebagai Danpaspamres, Pangdam XII/Tanjungpura, dan Pangdam Jaya.
Marciano merupakan abituren dari kecabangan kavaleri. Pada tahun 2008, Marciano mengikuti jejak ayahnya menjadi Danpaspampres. Selepas memegang tongkat komando Pasukan Baret Biru Muda, Marciano dipromosikan sebagai Pangdam Jaya (2010). Penunjukan ini pun mengulang jejak ayahnya.
Kini, Marciano menduduki jabatan sebagai ketua umum Komite Olimpiade Nasional Indonesia atau KONI Pusat periode 2019-2023.
Editor: Komaruddin Bagja