Deretan Serangan Terduga Teroris ke Polisi: Bom Bunuh Diri hingga Penembakan
1. Bom Bunuh Diri Polres Solo
Bom bunuh diri yang dilakukan Nur Rohman terjadi di halaman Mapolres Solo, Jawa Tengah pada Selasa 5 Juli 2016. Pelaku bom bunuh diri diduga anggota kelompok jamaah Anshar Daulah Khilafah (JAKDN) yang masih bagian dari kelompok militan ISIS Indonesia, Aman Abdurrahman yang kini masih belum ditangkap.
Nur Rohman juga diketahui merupakan anggota kelompok Hisbah Solo dan pernah merakit senjata jenis M-16 di Masjid Al Wusto Mangkunegaran, sebelah utara Mapolsek Banjarsari, Solo.
2. Bom Pos Pol Sarinah
Serangan bom bunuh diri disertai penembakan ini terjadi di sekitar Plaza Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 14 Januari 2016. Ledakan terjadi di tempat parkir Menara Cakrawala depan gerai Strarbuck gedung sebelah utara Sarinah dan pos polisi depan gedung tersebut.
Delapan orang meninggal dunia, empat di antaranya pelaku penyerangan. 24 orang lainnya luka-luka termasuk polisi dalam peristiwa yang dikenal dengan istilah bom Sarinah atau bom Thamrin.
ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tujuh orang terlibat. Pimpinan ISIS Indonesia Aman Abdurahman kemudian divonis hukuman mati atas serangan tersebut. Aman Abdurahman yang juga pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) –organisasi teroris berafiliasi ke ISIS- merancang serangan bom itu di balik penjara.