"Waktu positif itu rupiah bisa cepat turunnya dan kami tetap, kami akan selalu manfaatkan momentum. Pada saat sentimen positif tentu BI akan terus tetap ada di pasar, itu sudah jadi kewajiban kami jaga volatilitas dari rupiah, jadi jangka pendek ada pengaruh dari sentimen," paparnya.
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Untuk menjaga stabilitas rupiah dalam jangka panjang, Destry menilai pemerintah dan BI perlu memperkuat sektor eksternal. Salah satu pekerjaan utama yang perlu didorong yakni memperbaiki neraca pembayaran atau balance of payment.
Selain itu, peningkatan ekspor barang dan jasa dinilai penting untuk memperkuat fundamental sektor eksternal Indonesia.
"Jadi untuk jangka panjangnya kita punya tantangan sektor eksternal terkait bagaimana dari neraca pembayaran, balance of payment kita menjadi pekerjaan rumah kita semua tentunya, pemerintah, BI, dan semua masyarakat kita, adalah agar ekspor kita bisa kita tingkatkan, kemudian jasa," tegas Destry.
Editor: Puti Aini Yasmin