Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AHY Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Bertemu Pasien Patah Tulang
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Kecelakaan Kereta Bekasi, KA Argo Bromo Melaju 110 Km per Jam Sebelum Tabrak KRL

Selasa, 28 April 2026 - 17:47:00 WIB
Detik-Detik Kecelakaan Kereta Bekasi, KA Argo Bromo Melaju 110 Km per Jam Sebelum Tabrak KRL
Proses evakuasi gerbong KRL usai ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: Yudistiro Pranoto)
Advertisement . Scroll to see content

“Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan mobil listrik sebenarnya hanya rugi material. Namun akibatnya, karena perjalanan kereta api lainnya terganggu, KRL yang menunggu proses evakuasi, mungkin akibat kurangnya koordinasi ataupun informasi, tidak mampu memberikan informasi menyeluruh ataupun akurat kepada kereta api Argo Bromo Anggrek. Di mana ketika itu sedang melintas dengan kecepatan 110 kilometer per jam,” ujar dia.

“Akibat kurangnya informasi dan koordinasi tersebut, terjadilah tabrakan di stasiun Bekasi Timur lebih tepatnya yang mengakibatkan beberapa korban meninggal dunia,” imbuhnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya mencatat terdapat 15 orang meninggal dunia imbas kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. Hingga saat ini, proses identifikasi jenazah masih terus dilakukan.

"Iya, 15 meninggal dunia, sampai siang ini," ucap Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Martinus menambahkan, dari 15 jenazah, 10 di antaranya berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sedangkan, 5 orang sisanya berada di RS Kota Bekasi, di mana semuanya masih dilakukan proses identifikasi.

"Semuanya masih dilakukan proses identifikasi," kata dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut