Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dewan Pers dan Organisasi Wartawan Desak Pemerintah Ubah Perpres 32/2024 Jadi UU
Advertisement . Scroll to see content

Dewan Pers Minta Google Buka Dialog soal Publisher Rights di Era AI

Senin, 09 Februari 2026 - 11:44:00 WIB
Dewan Pers Minta Google Buka Dialog soal Publisher Rights di Era AI
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat (dok. Dewan Pers Official/YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

SERANG, iNews.id - Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat meminta Google membuka ruang dialog dan merumuskan kebijakan terkait publisher rights di Indonesia. Dia menilai, kemitraan yang sehat antara perusahaan pers dan Google sebagai platform digital penting dibangun demi keberlanjutan dan kemajuan dunia jurnalistik.

Komaruddin menjelaskan, akses masyarakat terhadap informasi kini semakin mudah seiring pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI). Berbagai aplikasi AI mampu menjawab pertanyaan publik dengan memanfaatkan konten yang bersumber dari karya jurnalistik media massa.

"Sebagian diambil dari tulisan jurnalistik. Di situ ada wartawan yang capek kerja, tapi kemudian masuk ke Google, orang lain dengan mudah mengambil. Itu hal positif. Negatifnya, ada yang dirugikan, yaitu publisher lain. Isu itu penting untuk didiskusikan," katanya dalam diskusi Google News Initiative yang digelar di Kota Serang, Minggu (8/2/2026).

Dia menambahkan, praktik tersebut menimbulkan dampak negatif karena karya jurnalistik dimanfaatkan tanpa adanya imbal balik yang sepadan bagi pihak yang memproduksinya.

"Dia capek kerja, tak ada insentif, tak ada royalti, dan ini dampak negatif," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut