Di Pengadilan Tipikor, Menag Lukman Hakim Jelaskan Dugaan Gratifikasi Rp10 Juta

Ilma De Sabrini ยท Rabu, 26 Juni 2019 - 16:44 WIB
Di Pengadilan Tipikor, Menag Lukman Hakim Jelaskan Dugaan Gratifikasi Rp10 Juta

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/6/2019) menggelar sidang perkara jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Sidang menghadirkan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

Pada kesempatan itu, Lukman mengaku tidak menyentuh uang dugaan gratifikasi yang diberikan oleh Haris Hasanuddin. Melalui ajudannya dia telah mengembalikan uang tersebut.

"Jangankan menerima, menyentuh saja yang uang Rp10 juta itu tidak saya lakukan," ujar Lukman di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Dia mengatakan, mengetahui uang gratifikasi itu dari ajudannya pada 9 Maret 2019 setelah mengisi acara di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Uang tersebut merupakan honorarium tambahan setelah acara.

"Saya merasa uang itu tidak terkait dengan kegiatan Kemenag. Tidak pada tempatnya saya menerima honorarium tambahan," katanya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, uang Rp10 juta telah dikembalikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Uang dikembalikan setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy).

"Saya memutuskan bahwa uang 10 juta itu bukan hak saya, maka saya melaporkannya ke KPK," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi