Dialog dengan Rektor Perguruan Tinggi se-Indonesia, Mahfud MD: Pemerintah Tidak Alergi Kritik
Dia senang jika ke kampus dan berdialog dengan mahasiswa yang kritis. Pimpinan perguruan tinggi diminta memfasilitasi mereka yang kritis sekaligus difasilitasi untuk berpikir rasional dan bertanggung jawab.
"Kita tidak pernah menganggap mahasiswa yang kritis itu musuh pemerintah, kita juga waktunya terbatas untuk ngurus negara yang akan meneruskan kita anak-anak yang kritis ini. Sama sekali kita tidak boleh membungkam sikap kritis mahasiswa, dosen dan lain sebagainya, tapi diarahkan untuk bertanggung jawab," ucapnya.
Selain itu dia bersama Nadiem Makarim mengapresiasi berbagai upaya yang sudah dilakukan para pimpinan perguruan tinggi dalam menyukseskan program Merdeka Belajar, maupun upaya-upaya yang terkait kepatuhan protokol kesehatan.
Sementara itu Rektor Universitas Andalas, Yuliandri menuturkan, tantangan utama perguruan tinggi di masa pandemi, yakni peran perguruan tinggi dalam mendukung kondusifitas, terutama aspek politik, hukum dan keamanan.
"Memang tanpa kita sadari hambatan utama adalah soal komunikasi yang belum terbangun dengan baik, misalnya antara perguruan tinggi dengan mahasiswa," katanya.