Didampingi Zulhas hingga Erick Thohir, Presiden Jokowi Bertemu dengan Pengusaha dan Investor UEA

Raka Dwi Novianto ยท Jumat, 01 Juli 2022 - 18:28:00 WIB
Didampingi Zulhas hingga Erick Thohir, Presiden Jokowi Bertemu dengan Pengusaha dan Investor UEA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdialog dengan sejumlah investor dan pengusaha di Hotel Emirates Palace, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada hari ini, Jumat (1/7/2022). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdialog dengan sejumlah investor dan pengusaha di Hotel Emirates Palace, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada hari ini, Jumat (1/7/2022). Menteri BUMN Erick Thohir yang turut serta dalam pertemuan mengatakan para investor dan pengusaha UEA optimistis untuk bekerja sama dalam beberapa proyek kedua negara.

"Alhamdulillah tadi pertemuan Bapak Presiden dengan beberapa perusahaan investasi dari Abu Dhabi di mana mereka sangat optimistis untuk bekerja sama dalam beberapa proyek yang bisa disinergikan antara dua negara, yaitu UAE, Abu Dhabi, dengan tentunya Indonesia," ujar Erick selepas pertemuan.

Erick memaparkan setidaknya ada empat poin yang didiskusikan Presiden Jokowi dengan para pengusaha yaitu pertama terkait logistik udara. Erick menyebutkan di era sekarang yang penuh ketidakpastian dalam hal logistik dan rantai pasok, Indonesia dan UEA bisa menjadi mitra yang saling menguntungkan.

"Indonesia dan UAE ini bisa menjadi partner yang saling menguntungkan. Indonesia sebagai pusat dari supply chains karena Indonesia kaya dengan sumber daya alam seperti energi, pangan, dan lain-lain. Kemudian UAE ini bisa menjadi jendela untuk Indonesia untuk melakukan transaksi dari barang-barang kita ke luar negeri. Ini juga jadi bagian pembukaan lapangan kerja yang sangat besar untuk Indonesia dan tentu bagaimana kita bisa memaksimalkan kerja sama ekonomi," ucapnya.

Kedua, mengenai ibu kota Nusantara (IKN), Erick menjelaskan Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi dan penduduknya yang pesat memang perlu membuat ibu kota baru. Erick memandang pemerintah perlu menyiapkan kota masa depan untuk penduduk yang saat ini mayoritas berusia muda.

"Tidak mungkin 50 juta usia muda Indonesia itu harus masuk ke kota-kota yang sudah tua. Tentu dengan sistem dari teknologi terbarukan tentu kita harus menyiapkan kota masa depan. UAE sendiri, Abu Dhabi sangat optimistis melihat ini sesuatu yang baik karena melihat percontohan kota-kota besar di dunia yang sekarang menjadi juga pusat pertumbuhan ekonomi masing-masing negaranya," tuturnya.

Ketiga, pertemuan itu turut membahas soal pembangunan wisata laut dalam konteks ekonomi biru atau blue economy. Menurut Erick, Presiden Jokowi ingin agar pembangunan ekonomi biru tersebut dapat turut menjaga alam Indonesia, tidak sekadar mengeksploitasinya.

"Kita mempunyai Raja Ampat, mempunyai juga ada yang namanya Komodo yang sangat dilindungi. Nah ini sekarang kita coba melihat bagaimana membangun peta biru secara menyeluruh, wisata laut kita yang friendly atau sangat bersahabat dengan alam dan juga dengan industri cruise atau wisata dengan kedekatan kepada kekeluargaan. Jadi bukan sekadar entertainment dan tourism," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda