Diduga Langgar Aturan, Mobil Rachel Vennya Ditahan sebagai Barang Bukti

Erfan Ma'ruf · Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:44:00 WIB
Diduga Langgar Aturan, Mobil Rachel Vennya Ditahan sebagai Barang Bukti
Mobil Rachel Vennya ditahan sebagai barang bukti (Foto: Erfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id - Polisi menahan mobil milik Rachel Vennya di gedung Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Mobil Rachel akan digunakan sebagai barang bukti tilang. 

Kasubdit Gakkum Ditlantas PMJ AKBP Argo Wiyono mengatakan, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Rachel Vennya selama dua jam dengan 15 jumlah pertanyaannya. Setelah itu polisi melakukan penilangan pada mobil Rachel Vennya sebagai barang bukti. 

"Iya ditilang dengan barang bukti kendaraan bermotor (ranmor)," kata Argo kepada MNC, Selasa (26/10/2021). 

Dari pantauan MNC Portal di lokasi, mobil milik Rachel Vennya yang ditahan di halaman gedung Gakkum Ditlantas Polda Metro berwarna putih dengan pelat nomor B 193 RFS. 

Warna mobil tersebut berbeda sewaktu Rachel keluar dari pemeriksaan. Saat itu dia pulang dari pemeriksaan penyidik Ditkrimum kasus kabur dari karantina dia pulang dengan menggunakan mobil berwarna hitam dan berpelat B 194 RFS. 

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo juga membenarkan pelat dengan nomor kendaraan B-139-RFS merupakan pelat kendaraan milik Rachel Vennya. Hanya saja berdasarkan data base, pelat nomor kendaraan tersebut harusnya tercantum dalam mobil Vellfire berwarna putih.

"Jadi kalau dari data base ranmor, B-139-RFS itu memang betul kepunyaan Rachel Vennya. Jadi bukan nomor khusus karena itu hanya tiga angka. Hanya saja, di data kita mobil tersebut berwarna putih, sementara faktanya mobil yang digunakan berwarna hitam," kata Sambodo, Jumat (22/10/2021).

Jika dalam undangan klarifikasi tersebut, Rachel terbukti menggunakan pelat nomor dengan kendaraan yang berbeda, Maka ia berpotensi untuk dikenai sanksi tilang sesuai dengan Pasal 280 Undang-Undang Lalu Lintas juncto Pasal 68 tentang Tidak Menggunakan TNKB yang Sah.

"Tapi bisa saja kena pelanggaran di Pasal 288, artinya mobil tersebut sudah dicat tapi belum diubah STNK-nya. Jadi kita akan mengklarifikasi itu, kita akan cocokkan dengan nomor mesinnya. Sanksinya tilang nanti," kata Sambodo.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel: