Dirjen Dukcapil Pastikan Bikin E-KTP dan KK Gratis

Wildan Catra Mulia ยท Senin, 17 Februari 2020 - 09:59 WIB
Dirjen Dukcapil Pastikan Bikin E-KTP dan KK Gratis

Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh. (Foto: iNews/id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK) tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Hal yang sama juga berlaku pada pembuatan akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA).

Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan itu sekaligus untuk mengingatkan petugas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) agar jangan sekali-kali memungut biaya dari masyarakat.

"Keputusan menggratiskan seluruh biaya pengurusan administrasi kependudukan merupakan kebijakan pemerintah pusat. Jadi, sampai di tingkat bawah keputusan tersebut harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Zudan meminta masyarakat segera melapor ke pemerintah daerah setempat jika ada ada petugas pelayanan Adminduk yang memungut biaya atas jasa layanan pembuatan dokumen kependudukan.

Dia juga mengimbau petugas di Dinas Dukcapil daerah agar tidak perlu lagi menerbitkan Surat Keterangan pengganti E-KTP (Suket) baru, karena Kemendagri telah menyediakan blangko E-KTP sebanyak 16 juta keping.

Dari jumlah itu, Zudan mengatakan, sudah terdistribusi ke daerah sekitar 3,3 juta keping dan telah terpakai untuk mencetak E-KTP sebanyak 1,9 juta keping.

"Saat ini di daerah sedang berproses mencetak KTP elektronik. Dari 3,3 juta keping ini yang sudah terpakai untuk mencetak KTP elektronik yaitu 1,9 juta, masih ada 1,4 juta keping stok di daerah siap digunakan. Jadi Disdukcapil di daerah tidak perlu menerbitkan Suket baru," tuturnya.

Zudan juga mengingatkan jajarannya agar terus proaktif dalam bekerja, termasuk melakukan jemput bola di mana pun wilayah yang belum tersentuh pelayanan Dukcapil.


Editor : Djibril Muhammad