Dirjen Imigrasi: Negara Tidak Menghalangi, Rizieq Shihab yang Tidak Mau Pulang

Antara ยท Rabu, 10 Juli 2019 - 14:46 WIB
Dirjen Imigrasi: Negara Tidak Menghalangi, Rizieq Shihab yang Tidak Mau Pulang

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. (Foto: okezone)

JAKARTA, iNews.id - Pemulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab masuk dalam salah satu syarat rekonsiliasi yang diajukan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno ke presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Salah satu penyebab Rizieq tidak bisa pulang ke Indonesia disebut karena dihalangi pemerintah.

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Ronny Franky Sompie menepis tudingan itu. Dia memastikan negara tidak pernah menghalangi Rizieq Shihab untuk kembali ke Tanah Air.

"Dia saja yang tidak mau mau pulang. Negara tidak menghalangi dia untuk pulang, tidak ada penangkalan, menangkal warga negara sendiri untuk pulang itu tidak ada," ujarnya saat ditemui di acara peresmian gedung baru kantor imigrasi klas 2 Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/8/2019).

Ronny mengatakan, Indonesia memiliki aturan terkait pencegahan warganya untuk keluar dari Indonesia. Aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan.

Mantan kepala Divisi Humas Mabes Polri ini menuturkan, menolak warga negara indonesia (WNI) untuk kembali ke Tanah Air tidak ada dalam peraturan. "Imigrasi hanya membantu, kecuali memang ada pelanggaran keimigrasian misalnya paspor yang bersangkutan habis masa berlakunya," kata mantan kapolda Bali ini.

Jika masa berlaku paspor habis, Ronny mengungkapkan, Rizieq Shihab harus kembali ke Indonesia. Terkait hal itu, pihak Imigrasi akan memberiksan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) melalui kedutaan besar perwakilan Indonesia di negara yang bersangkutan.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani tidak menyangkal salah satu syarat rekonsiliasi antara kubu Prabowo dan Jokowi adalah pemulangan Rizieq Shihab dan pembebasan para tokoh yang ditahan polisi.

"Ya keseluruhan bukan hanya itu (pemulangan Rizieq) kan beberapa waktu lalu banyak ditahan-tahanin ratusan orang," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Dia menilai, dengan langkah pemulangan Rizieq dan pembebasan para tokoh, diharapkan ketegangan di tengah masyarakat menjadi mengendor sehingga gesekan tidak ada lagi.

Muzani mengatakan tidak ada syarat lain yang diajukan pihaknya kepada Jokowi, selain pemulangan Rizieq dan pembebasan sejumlah orang yang ditahan karena perbedaan pandangan politik di Pemilu 2019.


Editor : Djibril Muhammad