Dirjen Kemendikdasmen Beberkan Alasan Pengadaan Chromebook Disetop di 2019
Kedua, guru di daerah 3T tidak bisa mengoperasikan Chromebook. Lalu, alasan ketiga yakni Chromebook tak bisa digunakan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
"Yang kedua, SDM (sumber daya manusia) di daerah 3T tidak familiar dengan interface Chromebook. Sampai sekarang pun sama, saya pun nggak pakai Chromebook, karena tidak familiar dengan cara mengoperasikan, intinya tidak biasa menggunakan Chromebook SDM-nya, guru-guru terutama ya karena kita berikan untuk guru," ujarnya.
"Yang ketiga, waktu itu kita punya UNBK, ujian nasional. Nah, di tahun 2019 kita masih menjalankan ujian nasional di tahun 2020 kan berhenti, jaman Mas Nadiem. Pada saat itu Chromebook belum bisa digunakan untuk ujian nasional, ada aplikasi yang tidak bisa diinstal di situ," kata dia.
Keempat, sejumlah applikasi tambahan yang tidak di approved oleh google tak bisa dioperasikan dalam Chromebook. Gogot mengatakan empat alasan itu yang akhirnya mendasari penghentian pengadaan Chromebook di 2019.
"Yang terakhir adalah Chromebook terbatas untuk instalasi aplikasi-aplikasi tambahan. Contoh kita punya aplikasi Dapodik itu tidak bisa, kemudian juga beberapa aplikasi-aplikasi yang tidak approved oleh Google tidak bisa dioperasikan dalam Chromebook," kata dia.
Editor: Aditya Pratama