Doni Monardo: Pemerintah Kerahkan TNI-Polri Bukan untuk Menakuti Rakyat

Felldy Utama ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 18:13 WIB
Doni Monardo: Pemerintah Kerahkan TNI-Polri Bukan untuk Menakuti Rakyat

Tangkapan layar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo.

JAKARTA, iNews.id - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menekankan pengerahan pasukan TNI-Polri secara massif di sejumlah daerah bukan untuk menakuti rakyat. Pengerahan aparat ke-4 provinsi dan 25 kabupaten/kota untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan secara ketat.

Hal itu, menurut Doni, sebagai tahapan menuju tatanan normal baru (new normal) di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Dalam pendekatannya, pasukan TNI-Polri juga diminta bersikap komunikatif.

"Artinya apa? kehadiran TNI dan Polri di tempat-tempat publik bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, bukan untuk menimbulkan ketakutan tetapi semata-mata membantu masyarakat satu sama lainnya agar betul-betul taat dan patuh kepada protokol kesehatan," kata Doni, usai Ratas bersama Presiden Jokowi secara virtual, Rabu (27/5/2020).

Doni menegaskan tananan kenormalan baru atau new normal berorientasi pada protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat diminta tetap produktif tapi aman dari Covid-19.

"Masyarakat harus produktif namun tetap aman dari Covid-19," ujar kepala Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) ini.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan aparat akan melakukan pendisiplinan di 1.800 titik obyek keramaian, seperti moda transportasi massal, mal, dan tempat pariwisata.

"Saya mohon dukungan untuk berhasilnya pelaksanaan pendisiplinan protokol tersebut mudah-mudahan 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota itu nantinya R0 (r naught)-nya bisa turun sampai 0,7 atau yang lebih bagus," ujar Hadi.

Editor : Djibril Muhammad