Dosen MNC University Inisiasi JIPAF 2026, Hadirkan Seniman dari 5 Negara
Berangkat dari gagasan tersebut, Cikini dipilih sebagai titik awal penyelenggaraan festival karena memiliki jejak sejarah, budaya, dan pendidikan yang kuat.
JIPAF memandang sejarah sebagai sesuatu yang terus hidup melalui aktivitas masyarakat, ruang publik, dan praktik kesenian, bukan hanya tersimpan di museum maupun arsip.
Salah satu program yang menjadi sorotan adalah peluncuran Perpustakaan Warga CIKINI01 sebagai bagian dari pengembangan Living Archive Cikini, yang diikuti diskusi publik bertajuk "Budaya Kota Punya Siapa? Kampung-Kota dalam Pusaran Pembangunan." Program ini menjadi ruang bertemunya literasi, dokumentasi sejarah, penelitian, penciptaan artistik, dan pengalaman hidup masyarakat.
JIPAF 2026 diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bersama Kolase Kota Seni, di mana Iwan Gunawan juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kolase Kota Seni. Festival ini dirancang oleh Direktur Artistik sekaligus Direktur Festival, Yola Yulfianti, dan berkolaborasi dengan Dewan Kesenian Jakarta.
Keterlibatan Iwan Gunawan sebagai akademisi MNC University dalam penyelenggaraan JIPAF menunjukkan kontribusi nyata sivitas akademika MNC University dalam pengembangan ekosistem seni, budaya, dan industri kreatif.