DPR Optimistis 2026 jadi Tonggak Kebangkitan Ekonomi Pancasila
JAKARTA, iNews.id - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) optimistis tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan ekonomi pancasila. Sebab, ia melihat perekonomian Indonesia telah memasuki periode penting pascapemulihan pandemi Covid-19 dan penyesuaian global.
Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR, Nurdin Halid pertumbuhan ekonomi nasional dalam dua tahun terakhir relatif stabil di kisaran 5,0–5,1 persen, dengan inflasi yang berhasil dijaga pada rentang sasaran 2,5 kurang lebih 1 persen.
"Stabilitas ini mencerminkan keberhasilan kebijakan fiskal dan moneter dalam menjaga daya beli masyarakat," kata Nurdin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/12/2025).
Meski begitu, Nurdin mengingatkan masih banyak persoalan struktural yang harus diselesaikan. Seperti, kemiskinan, pengangguran, ketimpangan pendapatan, keterbatasan lapangan kerja berkualitas, serta ketergantungan impor pada sektor-sektor strategis.
"Belum lagi kerusakan hutan yang masif akibat meluasnya industri ekstraktif yang berujung pada bencana alam rutin setiap tahun seperti banjir bandang, banjir rob, dan tanah longsor yang banyak memakan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum dengan nilai triliunan rupiah setiap tahun," ujarnya.