Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Ungkap Daftar Pihak yang Diminta Bantu Amankan Demo 27 Agustus, Tak Ada Ormas
Advertisement . Scroll to see content

DPR-Pemerintah Sepakat Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027, Rupiah Rp17.500 per Dolar AS

Rabu, 02 September 2026 - 19:29:00 WIB
DPR-Pemerintah Sepakat Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027, Rupiah Rp17.500 per Dolar AS
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah dan Komisi XI DPR menyepakati asumsi dasar ekonomi makro, sasaran pembangunan dan indikator pembangunan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Melalui rancangan tersebut, Pemerintah dan DPR menyepakati target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027.

Sementara itu, pemerintah dan DPR menetapkan sasaran inflasi sebesar 2,5 persen. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat kerja Komisi XI DPR bersama pemerintah yang digelar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dari sisi moneter, nilai tukar rupiah dalam asumsi RAPBN 2027 ditetapkan sebesar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Adapun tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun disepakati sebesar 6,9 persen.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah dan DPR menetapkan sejumlah sasaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan pada 2027 ditargetkan berada di kisaran 6-6,5 persen. Sementara kemiskinan ekstrem ditargetkan berada pada rentang 0-0,5 persen, dengan Nota Keuangan menetapkan target sebesar 0 persen.

Di sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditargetkan berada di kisaran 4,30-4,87 persen. Pemerintah juga menargetkan penciptaan lapangan kerja baru sebanyak 2,57 juta hingga 3,49 juta orang. Adapun proporsi lapangan kerja formal ditargetkan mencapai 40,81 persen.

Sejumlah indikator kesejahteraan lainnya juga ditetapkan dalam RAPBN 2027. Indeks Modal Manusia ditargetkan sebesar 0,575, sedangkan Indeks Kesejahteraan Petani ditargetkan mencapai 0,8038.

Untuk indikator pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) ditargetkan berada di kisaran 126-128. Sementara Nilai Tukar Nelayan (NTN) dipatok sebesar 106-110. Pemerintah dan DPR juga menyepakati target Rasio Gini sebesar 0,360-0,365. Sementara itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup ditargetkan mencapai 76,84.

Pemerintah juga memasang target peningkatan pendapatan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle-income trap. Gross National Income (GNI) per kapita pada 2027 ditargetkan berada di kisaran 5.800-5.840 dolar AS. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp98,54 juta hingga Rp99,22 juta.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan menjadikan seluruh masukan, pandangan dan saran dari DPR sebagai pedoman dalam menyempurnakan arsitektur RAPBN 2027.

"Dukungan yang solid ini menghasilkan komitmen yang kuat untuk mendorong arah kebijakan fiskal tahun 2027 yang semakin efektif untuk akselerasi pertumbuhan dan kesejahteraan," kata Purbaya dalam paparannya.

Kesepakatan asumsi makro dan sasaran pembangunan tersebut selanjutnya menjadi fondasi pemerintah dalam menyusun kebijakan fiskal 2027.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut