Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wabup Kotim Menangis gegara Menhut Batal Tinjau Karhutla, Kemenhut Minta Maaf
Advertisement . Scroll to see content

DPR Sentil Menhut Raja Juli soal Karhutla: Segera Minta Maaf ke Prabowo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:27:00 WIB
DPR Sentil Menhut Raja Juli soal Karhutla: Segera Minta Maaf ke Prabowo
Menhut Raja Juli Antoni disarankan DPR agar meminta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto karena dinilai belum berhasil menangani karhutla. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menyarankan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto karena dinilai belum berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menhut juga dinilai tak bisa menjalani tugas untuk menjaga kelestarian dan potensi hutan. 

“Saudara sering menyampaikan kepada kami bahwa saya ditugaskan oleh Presiden untuk menjaga hutan, baik kelestariannya maupun potensinya. Kalau pada hari ini Saudara belum berhasil melakukan itu, saran saya, segera menghadap Pak Presiden, minta maaf bahwa Anda belum bisa melaksanakan tugas itu,” ujar Johan dalam keterangannya yang dikutip Selasa (20/10/2026).

Johan menegaskan, keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup diukur dari laporan kegiatan atau penjelasan pemerintah. Menurutnya, pengendalian titik api, kecepatan pemadaman, serta perlindungan warga dari dampak asap harus menjadi indikator utama.

Dia juga mengapresiasi petugas yang bekerja di lapangan, termasuk personel Manggala Agni. Namun, Johan mengingatkan bahwa upaya tersebut harus menghasilkan dampak nyata berupa kebakaran yang padam dan berakhirnya paparan asap bagi masyarakat.

“Kami hargai semua aktivitas langkah-langkah oleh personil-personil pengamanan, oleh Manggala Agni dan lain sebagainya, kami hargai itu. Tetapi jangan terlalu panjang penjelasannya, kita butuh api itu padam dan tidak ada lagi asap yang dihirup oleh anak-anak kita yang mengakibatkan ISPA, yang mengakibatkan penyakit-penyakit lain yang mengganggu kesehatan dari warga negara kita,” katanya.

Johan turut menyoroti pentingnya penggunaan anggaran pencegahan dan penanganan karhutla agar memberikan hasil yang nyata serta terukur. Dia menilai koordinasi antarlembaga dan evaluasi tata kelola kehutanan perlu diperkuat untuk mencegah kebakaran berulang setiap tahun.

Menurut Johan, pencegahan karhutla harus menjadi prioritas pemerintah, bukan hanya untuk menjaga kelestarian hutan, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat.

Dia menegaskan, masyarakat berhak mendapatkan lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Karena itu, penanganan karhutla perlu berorientasi pada hasil, terutama memastikan api segera padam dan warga tidak terus terpapar asap.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut