Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wabup Kotim Kecewa Menhut Batal Tinjau Karhutla: Relawan Sudah Siap Menyambut
Advertisement . Scroll to see content

Wabup Kotim Menangis gegara Menhut Batal Tinjau Karhutla, Kemenhut Minta Maaf

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:12:00 WIB
Wabup Kotim Menangis gegara Menhut Batal Tinjau Karhutla, Kemenhut Minta Maaf
Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati menangis usai Menhut Raja Juli batal meninjau lokasi karhutla di wilayahnya. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPIT, iNews.id – Rekaman video tangisan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, viral di media sosial. Orang nomor dua di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tersebut tidak kuasa menahan tangis saat meluapkan kekecewaan mendalam atas batalnya peninjauan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. 

Momen emosional tersebut terjadi saat Irawati melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon seluler bersama Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemenhut, Fahrizal Fitri. 

Wabup Irawati sangat menyayangkan pembatalan agenda peninjauan titik api karhutla di wilayah Sampit oleh Menhut Raja Juli Antoni yang sebelumnya dijadwalkan pada Rabu (14/10/2026). 

Rombongan kementerian diketahui langsung bertolak menuju Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, tanpa sempat bertemu maupun berdiskusi dengan jajaran Forkopimda Kotim. 

Padahal, jajaran Forkopimda, petugas Satgas, hingga relawan pemadam kebakaran telah berdiri menunggu di tepi jalan serta menyiapkan ruang pertemuan khusus di tengah keterbatasan sarana penanganan bencana. 

"Tangisan itu bentuk keprihatinan dan empati saya terhadap nasib masyarakat serta relawan yang sudah berjibaku tiga bulan penuh. Kami sangat berharap kehadiran Bapak Menteri bawa solusi dan bantuan armada, karena personel dan sarana daerah sangat terbatas menghadapi sebaran api yang kian meluas," kata Wakil Bupati Kotim, Irawati, Sabtu (17/10/2026). 

Merespons luapan emosi dan kekecewaan jajaran Pemerintah Kabupaten Kotim, Staf Ahli Menhut Fahrizal Fitri menyampaikan permohonan maaf dan mengaku tidak menerima informasi awal terkait kesiapan penjemputan oleh Forkopimda Kotim di lokasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut