DPR Usul AI Gantikan Dokter di Daerah Terpencil, Menkes Jawab Begini!
Karena itu, Nihayatul mempertanyakan kemungkinan teknologi AI digunakan untuk menggantikan sebagian fungsi dokter, khususnya dalam memberikan analisis awal terhadap penyakit tertentu.
"Nah, bisa nggak dengan teknologi yang ada itu kita bisa mengganti kehadiran fisik dokter dengan yang lain? Walaupun memang pasti tidak maksimal, tapi untuk mungkin penyakit tertentu," tambahnya.
Usulan tersebut langsung mendapat respons dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Namun, Budi menegaskan bahwa pemerintah saat ini lebih memprioritaskan pengembangan layanan telemedicine dibandingkan penggunaan AI sebagai pengganti dokter.
Menurutnya, persoalan utama yang harus diselesaikan adalah distribusi tenaga medis yang belum merata, terutama di wilayah terpencil dan tertinggal.
"Mungkin mulai dulu dengan Telemedicine. Yang secara fundamental harus dijawab adalah kekurangan dokter itu terjadi terutama di daerah-daerah terpencil. Itu yang harus dijawab, ya. Saya rasa prioritas utamanya ke sana dulu," kata Menkes Budi.
Menkes menambahkan, pemerintah tetap fokus memperbanyak jumlah dokter dan memastikan distribusinya lebih merata ke seluruh daerah di Indonesia.
Editor: Muhammad Sukardi