Dua Hal yang Menentukan Nasib Andi Arief di Partai Demokrat

Antara ยท Kamis, 07 Maret 2019 - 10:56 WIB
Dua Hal yang Menentukan Nasib Andi Arief di Partai Demokrat

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik

JAKARTA, iNews,id - Andi Arief secara lisan telah mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatannya sebagai wkil sekretaris jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat. Pengunduran diri itu disampaikan melalui Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik usai menjenguk Andi Arief.

Rachland mengatakan, nasib Andi Arief di Partai Demokrat ditentukan dua hal. Selain itu, proses pemberhentian Andi Arief juga membutuhkan waktu yang tidak cepat lias panjang.

"Bagi yang ingin Andi cepat-cepat dihukum, tolong agak bersabar karena dalam memutuskan ini ada dua hal. Pertama perkembangan mengenai diri Andi sendiri, kedua kebijaksanaan yang diputuskan oleh ketua umum kami," katanya usai mendampingi Andi Arief, di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Rabu (6/3/2019).

BACA JUGA:

Andi Arief: I’m Not Criminal!

Andi Arief Minta Mundur, Partai Demokrat: Belum Ada Pergantian

Andi Arief Mundur dari Partai Demokrat

Meski begitu, Rachland menjelaskan, SBY sudah mengetahui terkait pengunduran diri Andi Arief dari pemberitaan media massa. Termasuk, kasus narkoba yang menjerat Andi Arief.

Namun, dia mengaku, pengunduran diri tersebut tetap harus disampaikan secara langsung kepada Presiden keenam RI itu. Mengenai hal tersebut, Rachland masih mencari waktu yang tepat untuk bertemu langsung dengan SBY, yang saat ini mendampingi istrinya Ani Yudhoyono karena kanker darah.

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief (baju biru) saat hendak menjalani pemeriksaan di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (6/3/2019) sore. (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

Sementara Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dia menyebut, telah mengetahui kasus Andi Arief. Namun, pengambilan keputusan tetap di tangan ketua umum.

Rachland mengatakan Andi Arief selain mengungkapkan keinginan mengundurkan diri, juga menyampaikan permintaan maaf dan menyesal karena mengecewakan banyak orang. "Menurut saya sikap gentleman seperti itu pantas dihargai," ujar Rachland.

Adapun setelah diperbolehkan pulang pada Selasa (5/3/2019) malam, Andi Arief kembali menyambangi Kantor BNN untuk memulai rehabilitasi pada Rabu sore.


Editor : Djibril Muhammad