Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB: Asap Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Capai Singapura, Malaysia hingga Brunei
Advertisement . Scroll to see content

Duh! Lahan Bekas Karhutla 2.400 Hektare di Kalbar Mulai Ditanami Sawit

Rabu, 09 September 2026 - 11:13:00 WIB
Duh! Lahan Bekas Karhutla 2.400 Hektare di Kalbar Mulai Ditanami Sawit
Ilustrasi lahan bekas karhutla di Kalbar mulai ditanami sawit. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lahan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 2.400 hektare di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kalimantan Barat (Kalbar), ditemukan mulai ditanami sawit setelah kebakaran padam. Pemerintah bersama aparat penegak hukum kemudian mengambil langkah penindakan di lokasi tersebut.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan aktivitas penanaman sawit ditemukan ketika kondisi lahan masih menyisakan bekas kebakaran.

"Ini banyak sekali yang nakal. Ini (di lokasi penyegelan) baru Saja asapnya padam tapi sudah mulai ditanam sawit ini ya,” kata Menhut Raja Juli Antoni dalam keterangannya yang dikutip Rabu (9/9/2026).

Penegakan hukum dilakukan Gakkum Kehutanan bersama Polri dan KPH Ketapang. Selama proses pidana berjalan di Polda Kalimantan Barat, pihak yang berada di sekitar lokasi dilarang masuk maupun melakukan aktivitas.

“Yang pertama tentunya ini dilarang masuk, dilarang melakukan aktivitas apa-apa, sambil pidananya sedang berproses juga di Polda Kalimantan Barat,” ujarnya.

Dalam proses penindakan, petugas turut menyita satu alat berat yang ditemukan di lokasi. Alat tersebut disita karena terdapat aktivitas di kawasan yang sebelumnya terdampak karhutla dan mulai dimanfaatkan untuk penanaman sawit.

“Mereka dengan sewenang-wenang ya mereka bakar, masyarakat menjadi napas sesak, nah kemudian mereka sudah mulai tanam sawit. Oleh karena itu sudah kita tindak, sudah kita sita alat beratnya dan sedang diproses di Polda. Kerja sama dengan Gakkum Kehutanan,” tegasnya

Raja Juli mengungkapkan luas kawasan yang terbakar mencapai sekitar 2.400-an hektare. Dia menegaskan proses hukum terhadap aktivitas tersebut akan terus dilanjutkan sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut