Dukung Penuh Sekolah Rakyat Papua, Dody Toisuta Minta Alokasi Rp1 Triliun Tepat Sasaran
“Generasi muda di kawasan Indonesia Timur pada dasarnya memiliki kecerdasan dan potensi yang luar biasa untuk memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan negara,” ujarnya.
Selain melalui anggota legislatif di daerah, Dody menyebut kepedulian Partai Perindo terhadap sektor pendidikan diwujudkan melalui Grind, organisasi sayap partai yang mendedikasikan fokusnya pada pengembangan dan kemajuan dunia pendidikan.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memastikan pemerintah mengalokasikan sekitar Rp1 triliun dari APBN untuk tiga Sekolah Rakyat terintegrasi di Sarmi, Kota Jayapura, dan Biak Numfor.
Pembangunan yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum tersebut mencakup jenjang SD hingga SMA dalam satu kawasan. Progres pembangunan saat ini baru mencapai 4 persen dan seluruh fasilitas ditargetkan rampung pada Maret 2027.
Papua juga telah memiliki empat Sekolah Rakyat rintisan sejak 2025 di Sarmi, Biak Numfor, dan Kota Jayapura. Setiap sekolah rintisan menampung sekitar 100 peserta didik SMA serta sekitar 50 peserta didik untuk masing-masing jenjang SD dan SMP.
Editor: Puti Aini Yasmin