Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Beathor: Selama 1985-2005 Jokowi Tak Pernah Datang ke UGM Ketemu Kawan-kawannya
Advertisement . Scroll to see content

Eks Anggota BIN Ungkap Pemalsuan Dokumen Marak di Pasar Pramuka

Selasa, 01 Juli 2025 - 22:00:00 WIB
Eks Anggota BIN Ungkap Pemalsuan Dokumen Marak di Pasar Pramuka
Eks Anggota BIN, Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra dalam acara Rakyat Bersuara bertajuk ' Ijazah & Tudingan Mengkriminalkan Jokowi, Ekslusif Kesaksian Eks Tim Jokowi-Solo' di iNews, Selasa (1/7/2025). (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

Tak hanya id card, Sri Radjasa juga menyebut pernah melihat secara langsung ada orang yang membuat Visa Amerika Serikat (AS) di Pasar Pramuka. Terkait pembuatan ijazah, dia menyebut tarif yang dipasang saat itu berkisar Rp8 juta hingga Rp11 juta.

"Bahkan, saya pernah melihat di depan mata saya, Visa Amerika dibuat dan lolos, saya ada orangnya. Kalau ijazah waktu itu harganya Rp8 juta sampai Rp11 juta, semua yang ada di pasar pramuka melakukan dokumen palsu, sampai (Pasar Pramuka) kebakaran," kata dia.

Selain pembuatan dokumen, Sri Radjasa juga menyinggung sosok mantan Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Paiman Raharjo yang disebut menjadi dalang di balik pembuatan ijazah Jokowi oleh pakar telematika Roy Suryo.

Sri Radjasa menyebut, Paiman diketahui memiliki kios pencetakan dan penjilidan skripsi di Pasar Pramuka hingga tahun 2017. Namun, dia mencurigai keterangan Paiman yang menyebut memiliki kios di lokasi tersebut sampai tahun 2002.

"Saya mengapresiasi kepada Pak Paiman setelah dia mengakui punya kios di sana. Cuma yang jadi masalah buat saya ketika timeline dibatasi sampai tahun 2002, saya punya bukti Pak Paiman masih (punya kios) disana sampai tahun 2010. Semua nama kiosnya sama, pencetakan dan penjilidan skripsi," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut