Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 140 Personel Polri Tuntaskan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah, Wakapolri Beri Penghargaan
Advertisement . Scroll to see content

Eks Milisi Timor Timur Eurico Gutteres Dapat Tanda Kehormatan, Mahfud MD Jelaskan Alasannya

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 13:35:00 WIB
Eks Milisi Timor Timur Eurico Gutteres Dapat Tanda Kehormatan, Mahfud MD Jelaskan Alasannya
Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan alasan kenapa eks Milisi Timor Timur, Eurico Gutteres menerima tanda kehormatan dari Presiden Jokowi. (Foto: Kemenko Polhukam)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahi tanda kehormatan kepada eks Milisi Timor Timur, Eurico Gutteres. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menjelaskan alasan.

Menurutnya, Eurico dinilai banyak membantu ketika Indonesia hendak membangun wilayah yang kini bernama Timor Leste itu.

"Eurico Gutteres, dulu pejuang bersama kekuatan NKRI ketika kita membangun Timor Timur sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tutur Mahfud dalam tayangan video yang diunggah Kemenko Polhukam, Sabtu (14/8/2021).

Eurico Guterres, sebut Mahfud, sempat menjadi Ketua Umum Uni Timor Aswain (UNTAS) dan Forum Komunikasi Pejuang Timor-Timur. UNTAS merupakan wadah resmi yang mewakili warga eks Timor Timur yang masih setia dan kini menetap di Indonesia.

Bintang Jasa Utama juga diberikan kepada tiga orang lainnya, yakni Johann Georg Andreas Goldammer yang merupakan ilmuwan asal Jerman, pekerja media Ishadi Soetopo Kartosapoetro, dan Sejarawan Aceh Rusdi Sufi.

Terkhusus pemberian bintang jasa kepada orang luar negeri, Mahfud menjelaskan Johann Georg banyak membantu pemerintah, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup. Menurut dia, Johann Georg kerap menjadi konsultan terkait di bidang lingkungan.

"Ini orang Jerman, jabatan Direktur Global Monitoring Center (GFMC) Freiburg University, Dia banyak menjadi konsultan di bidang lingkungan hidup, di Kementerian Lingkungan Hidup juga," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut