Epidemiolog Peringatkan Indonesia Berpotensi Jadi Epicenter Covid-19 di Kawasan Asia

Arie Dwi Satrio ยท Minggu, 18 Oktober 2020 - 06:21 WIB
Epidemiolog Peringatkan Indonesia Berpotensi Jadi Epicenter Covid-19 di Kawasan Asia

Petugas BPBD Buleleng melakukan kremasi pasien Covid-19 yang meninggal, Minggu (27/9/2020). (iNews.id/Pande Wismaya)

JAKARTA, iNews.id - Epidemiolog asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman memperingatkan masyarakat dan pemerintah Indonesia potensi lonjakan kasus baru Covid-19. Dicky menyebut Indonesia berpeluang menjadi pusat penyebaran Covid-19 di kawasan Asia.

Kasus infeksi Covid-19 di Indonesia masih menunjukkan peningkatan hingga memasuki pekan ketiga Oktober 2020. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia per hari Sabtu (17/10/2020), terdapat lebih dari 358.000 jumlah penularan virus tersebut dengan angka kematian mencapai 12.431.

Jumlah itu menempatkan Indonesia di urutan teratas negara Asia Tenggara paling terdampak Covid-19, setelah sebelumnya dipegang oleh Filipina yang mencatat lebih dari 354.000 kasus infeksi Covid-19 dan 6.603 kasus kematian.

"Saat ini, dengan posisi Indonesia di puncak Asean, ini akan semakin memberi penjelasan pada kita bahwa Indonesia berpotensi untuk juga mengalami situasi semakin serius dan bisa berpotensi jadi episenter di Asian, jika ini terjadi maka bisa jadi menggangu ekonomi dan sosial," kata Dicky, Minggu (18/10/2020).

"Secara nasional kita masih jauh dari kata terkendali dan trennya masih sangat meningkat, baik tren kasus positif maupun kasus kematian," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua