Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Dentuman, BNPB Minta Masyarakat Tak Panik
Oleh sebab itu, Berton mengimbau masyarakat tidak panik. Meski demikian, PVMBG tetap melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan aktivitas dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat juga diminta mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari PVMBG serta tidak mengambil kesimpulan sendiri berdasarkan aktivitas visual maupun suara dentuman yang terdengar.
Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pengamatan Sabtu (5/9/2026) pukul 00.00-06.00 WIB, erupsi masih berlangsung. Secara visual, aktivitas tersebut diinterpretasikan sebagai fenomena lava fountain atau lava air mancur yang teramati pada malam hari.
Dalam pemantauan visual, gunung api teramati jelas hingga tertutup kabut dengan tingkat kabut 0-III. Sementara itu, asap kawah tidak teramati.
Kamera CCTV pengamatan di lapangan dilaporkan tidak beroperasi setelah terkena lontaran materiel vulkanik. Dari sisi kegempaan, tercatat satu kejadian letusan dengan amplitudo 70 milimeter dan durasi yang tercatat dalam laporan selama 21.600 detik.