Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Besar M7,3 Guncang Meksiko, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Bediding Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Suhu Dingin di Dieng Tembus 0,7 Derajat Celsius

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:03:00 WIB
Fenomena Bediding Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Suhu Dingin di Dieng Tembus 0,7 Derajat Celsius
Fenomena bediding kembali terjadi sejumlah wilayah Pulau Jawa dengan udara malam lebih dingin pada malam hingga dini hari. (Foto: Ilustrasi/Instagram @mountnesia)
Advertisement . Scroll to see content

“Sebagai contoh, Kabupaten Malang, suhunya bisa drop hingga di bawah 19,5 derajat Celcius, jauh lebih dingin dibandingkan Jakarta yang relatif stabil hangat,” katanya.

Selain dipengaruhi musim kemarau, kondisi geografis juga berperan dalam memperkuat penurunan suhu. BMKG menyebut topografi dan elevasi wilayah dataran tinggi mampu mengunci udara dingin. 

Temuan tersebut diperkuat oleh data Land Surface Temperature malam hari dari sensor MODIS satelit cuaca yang menunjukkan terbentuknya zona-zona dingin di sepanjang deretan pegunungan di Pulau Jawa.

“Saking dinginnya fenomena bedinding ini, di daerah dataran tinggi seperti Gunung Bromo, air embun yang menempel di daun bisa membeku jadi kristal es, mirip hamparan salju,” ujar BMKG.

Fenomena tersebut dikenal masyarakat sebagai embun upas, yakni embun yang membeku akibat suhu udara yang sangat rendah. 

“Ini yang sering kita sebut sebagai embun upas. Data AWS BMKG mencatat, suhu di Bromo menyentuh angka 3,9 derajat Celcius pada tanggal 11 Juni kemarin. Dieng juaranya, suhunya hampir menyentuh titik beku di angka 0,7 derajat Celcius,” tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut