Ferdy Sambo Bantah Kesaksian Bharada E soal Detik-Detik Penembakan Brigadir J
JAKARTA, iNews.id - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Ferdy Sambo mengklaim kesaksian Bharada E terkait rencana pembunuhan tidak benar. Dia menyoroti beberapa kesaksian itu.
Kesaksian yang ia bantah yakni keberadaan Putri Candrawathi di lantai 3 kediaman Saguling sesaat sebelum penembakan Brigadir J di Duren Tiga.
Kemudian, dia juga membantah telah mengatakan, “Harus kasi mati anak ini”, “Kamu bunuh Yosua”, serta pernyataan “Kau tambahkan amunisi”.
Sambo juga mengaku tidak pernah bertanya bertanya jika Bharada E telah mengisi senjata, membantah memegang leher Yosua dan memerintahkannya berlutut, membantah telah mengatakan “Kau tembak”, juga membantah dirinya melakukan penembakan.
Cerita Bharada E Kaget Lihat Lemari Senjata Ferdy Sambo di Rumah Saguling
“Kemudian kokang senjata, pakai sarung tangan hitam, kemudian kamar setengah terbuka karena saya masuk menjemput istri saya itu, saya jelas-jelas membuka pintu,” kata Sambo.