Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Justin Bieber Youtube-an Lagu Lawas di Coachella 2026, Obati Rindu Fans!
Advertisement . Scroll to see content

GAMKI Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi, Kecam Pernyataan soal Mati Syahid

Minggu, 12 April 2026 - 23:19:00 WIB
GAMKI Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi, Kecam Pernyataan soal Mati Syahid
Wapres ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) dilaporkan GAMKI ke Polda Matro Jaya terkait pernyataan mati syahid. (foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama lembaga Kristen dan organisasi kemasyarakatan lain melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) ke Polda Metro Jaya. Pelaporan terkait pernyataan mati syahid.

JK menyampaikan hal itu di Masjid Universitas Gadjah Mada. Video tersebut pun viral di media sosial.

“Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Semua pihak. Kristen juga berpikir begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti,” kata JK dalam video tersebut.

Atas pernyataan itu, GAMKI menggelar pernyataan sikap dan konferensi pers bersama Dewan Pakar Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI), Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme, DPP Si Pitung, DPP Horas Bangso Batak dan DPP Pasukan Manguni Makasiouw pada Minggu, (12/4/2026).

Selain itu, hadir juga DPP Aliansi Timur Indonesia, Tim Manguni, Timur Indonesia Bersatu, Pemuda Batak Bersatu, Advokat Raja-Raja Batak, Gaharu Nusantara Bersinar, Diaspora, Tegas Jaga Indonesia, Patriot Garda Indonesia, Badan Kerja Sama Gereja dan Lembaga, Forum Jurnalis Batak, Garda Borgo Manguni, Seknas Indonesia Maju, dan Kejayaan Nusantara Cerdas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut