Ganjar Pranowo Dapat Tiga Aspirasi Penting dari Masyarakat Dayak di Pontianak
Dalam deklarasi tersebut, Cornelius Kimha, Ketua DAD Kalbar, juga menyampaikan tiga aspirasi yang dianggap sebagai permasalahan utama masyarakat adat di Kalimantan Barat.
Berikut adalah tiga aspirasi yang disampaikan Cornelius Kimha kepada Calon Presiden Ganjar Pranowo:
Ganjar Pranowo Cerita di Depan Milenial Kesuksesannya Menekan Angka Korupsi di Jawa Tengah
Cornelius menyoroti perlunya reforma agraria karena sering terjadi konflik agraria yang melibatkan masyarakat suku Dayak sebagai korban investasi perusahaan besar yang merugikan lahan masyarakat adat.
Tanpa kebijakan atau regulasi yang mendukung masyarakat adat, Cornelius menyampaikan kekhawatiran terhadap masa depan anak cucu mereka yang terancam.
Mengenal Dayak, Suku yang Ditemui Ganjar Pranowo ketika Safari Politik
Aspirasi kedua terkait dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Cornelius berharap Ganjar Pranowo dapat meningkatkan kualitas SDM, khususnya masyarakat Dayak di Kalimantan yang masih kesulitan mengakses pendidikan.
Ia menyoroti bahwa meskipun banyak yang telah mencapai tingkat pendidikan tinggi, mereka masih minim terlibat dalam pembangunan.
Ganjar Pranowo Awali Kampanye di Papua, Mahfud MD di Aceh
Aspirasi ketiga adalah terkait peningkatan ekonomi masyarakat adat Dayak. Cornelius mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak memperhatikan kesejahteraan mereka, seperti Hak Guna Usaha (HGU) yang berlaku selama 90 tahun dan dapat diperpanjang.
Ia berharap Ganjar Pranowo dapat mengeluarkan kebijakan yang lebih pro terhadap masyarakat adat, khususnya Dayak Kalimantan Barat.
Ganjar Pranowo menanggapi aspirasi tersebut dengan menyatakan bahwa ia sangat senang menerima masukan dari masyarakat adat. Ia berkomitmen untuk mencatat dan menjawab setiap saran dengan seksama.
Ganjar juga meminta agar masalah-masalah yang disampaikan oleh Dewan Adat Dayak di Pontianak dicatat dan disampaikan sebagai bekal penentuan kebijakan ke depannya.
Editor: Komaruddin Bagja