Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal Buka Puasa Kota Bekasi dan Sekitarnya, Magrib Berapa Menit Lagi?
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Tampil dalam Tayangan Azan, Asosiasi Komunikolog: Tak Ada Aturan yang Dilanggar

Senin, 11 September 2023 - 11:21:00 WIB
Ganjar Tampil dalam Tayangan Azan, Asosiasi Komunikolog: Tak Ada Aturan yang Dilanggar
Bacapres Ganjar Pranowo. (IST)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Komunikolog Indonesia buka suara terhadap isu tampilnya wajah Bacapres Ganjar Pranowo di salah satu siaran azan stasiun televisi. Tayangan tersebut tak ada masalah apa pun dengan kreativitas.

"Dari sisi peraturan-perundangan tak ada yang dilanggar. Ini kan bukan masa kampanye. Terdaftar di KPU sebagai capres juga belum. Di dalamnya pun tak ada bahan kampanye apa pun. Saya bingung di mana letak kontroversinya," tutur Ketua Asosiasi Komunikolog Suko Widodo dalam keterangannya, Senin (11/9/2023).

Pakar komunikasi Universitas Pelita Harapan 
Emrus Sihombing juga menambahkan banyak tokoh lain muncul tayangan azan sebelum Ganjar. Ajakan Ganjar tampil dalam siaran azan sesuatu yang baik.

"Dalam konteks tersebut, Ganjar kan orang biasa, tidak ada bedanya dengan wajah-wajah umat lainnya yang tampil pada azan tersebut. Ajakan Ganjar maupun semua yang pernah tampil di adzan itu adalah sesuatu yang baik," kata Emrus.

Senada dengan itu, peneliti dan pengajar komunikasi pada London School of Public Relations Iwel Sastra, menyatakan tidak ada yang dilanggar dalam tayangan tersebut.

"Agak susah mencari-cari alasan meributkan siaran adzan tersebut. Pasal mana ya pada Undang-Undang Penyiaran yang dilanggar?" kata Iwel.

Sementara itu, ahli komunikasi Universitas Hasanuddin Hasrullah juga mengatakan tayangan tersebut bisa ditambah ulama lain misal Tuan Guru Bajang (TGB) atau tokoh lain. Ia mengusulkan semua tokoh nasional membuat cara-cara komunikasi yang tak kalah kreatif, ketimbang meributkan sesuatu yang ajakannya positif. 

"Bisa saja segera ditambahkan wajah para ulama lain. Misal wajah Tuan Guru Bajang, atau beberapa wajah lain dari Kawasan Timur Indonesia. Sehingga lanskapnya lengkap dari seluruh Indonesia," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut