Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Obat hingga Kosmetik Wajib Bersertifikasi Halal per 17 Oktober 2026
Advertisement . Scroll to see content

Gejala Ringan Covid-19 Diimbau Karantina di Rumah, IDI Ingatkan 5 Obat Tak Bermanfaat

Senin, 07 Februari 2022 - 06:07:00 WIB
Gejala Ringan Covid-19 Diimbau Karantina di Rumah, IDI Ingatkan 5 Obat Tak Bermanfaat
Ilustrasi obat Covid-19, Molnupiravir. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Memang sudah dipakai oleh ratusan ribu orang di dunia. Namun terbukti malah berbahaya untuk jantung. Manfaat antivirusnya justru enggak ada. Jadi, Klorokuin tidak boleh dipakai lagi," katanya. 

Kemudian, kata Zubairi, Oseltamivir. Obat ini sebenarnya untuk Influenza dan tidak ada bukti ilmiah Oseltamivir bisa digunakan untuk mengobati Covid-19. Bahkan, WHO sudah menyatakan obat ini tidak berguna untuk Covid-19. Kecuali saat dites dan terbukti positif Influenza, yang amat jarang ditemukan di Indonesia.

"Kalau Oseltamivir jangan diminum, pilihannya apa? Ada beberapa pilihan untuk antivirus. Ada Avigan atau Favipiravir dan Molnupiravir, serta Remdesivir. Nanti biar dokter Anda yang memilihkan," tuturnya. 

Lalu, Plasma Convalescent, dia menjelazkan, selain sama sekali tidak bermanfaat, pemberian Plasma Convalescent juga mahal dan prosesnya begitu memakan waktu. Oleh WHO tidak direkomendasikan kecuali dalam konteks uji coba acak dengan kontrol.

Terakhir, Zubairi melanjutkan, Azithromycin. Menurutnya, obat ini juga tidak bermanfaat sebagai terapi Covid-19, baik dalam skala ringan serta sedang.

"Obat ini juga tidak bermanfaat sebagai terapi Covid-19, baik skala ringan serta sedang. Kecuali ditemukan bakteri—selain virus penyebab Covid-19 dalam tubuh Anda. Kalau hanya Covid-19, maka obat ini tidak diperlukan," tutur Zubairi mengakhiri utasnya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut