Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta dan Depok, Ini Kata BMKG

Muhamad Rizky ยท Minggu, 09 Agustus 2020 - 23:55 WIB
Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta dan Depok, Ini Kata BMKG

Ilustrasi gempa bumi. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi magnitudo 3,5 yang terjadi di kawasan Cianjur tepatnya Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020) malam terasa hingga ke Jakarta dan Depok. Gempa yang terjadi pada pukul 18.52 WIB itu berada di kedalaman 10 kilometer.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono memaparkan, gempa tersebut merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang diakibatkan aktivitas sesar lokal yang aktif di wilayah Cianjur.

"Dampak gempa yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shake map) dan berdasarkan laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa gempa ini dirasakan di wilayah Bogor dan Cianjur Utara dalam skala Intensitas III MMI (artinya) di mana guncangan (gempa) dirasakan seakan-akan ada truk berlalu," ujarnya, di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan laporan yang ada, menurut Daryono, gempa juga dirasakan lemah di wilayah Depok dan sebagian Jakarta dalam skala Intensitas II MMI. Artinya guncangan dirasakan beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai adanya kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut," ucapnya.

Daryono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak perlu khawatir berlebihan terkait kejadian tersebut karena tidak akan menimbulkan gempa yang lebih besar. "Di lokasi episenter gempa ini tidak terdapat sumber gempa yang kredibel sehingga gempa ini tidak akan memicu terjadinya gempa dengan kekuatan yang lebih besar," katanya.

Berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat 25 km Barat Laut Kabupaten Cianjur.

Lokasi gempa dilaporkan berada 6.63 Lintang Selatan, 107.02 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 Kilometer. Gempa tersebut dirasakan di Bogor, Depok, Cianjur, dan Jakarta.

Editor : Djibril Muhammad