Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Panama, Ahli: Pelajaran Ancaman Sesar Senyap di Indonesia
“Karena itu, meskipun magnitudonya besar, gempa ini tidak dilaporkan menghasilkan tsunami,” tuturnya.
Daryono menyebut, gempa tersebut diperkirakan menjadi salah satu gempa darat terbesar, bahkan mungkin yang terbesar, dalam sejarah pencatatan kegempaan Panama. Wilayah itu juga memiliki riwayat gempa besar, antara lain gempa pada 1882 di Laut Karibia yang memicu tsunami serta gempa bermagnitudo 7,3 di perbatasan Kolombia-Panama pada 1974.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam peristiwa ini adalah kemungkinan keterkaitannya dengan fenomena sesar senyap (quiet fault). Istilah ini merujuk pada sesar yang relatif jarang menghasilkan gempa kecil, tetapi tetap dapat menyimpan tegangan tektonik yang berpotensi dilepaskan melalui gempa besar.
“Fenomena ini mengingatkan bahwa aktivitas kegempaan yang rendah tidak selalu mencerminkan rendahnya potensi bahaya gempa,” ujarnya.
Daryono menegaskan, gempa besar di Panama menjadi pelajaran bagi negara-negara yang memiliki banyak sesar aktif, termasuk Indonesia. Menurut dia, upaya mitigasi tidak boleh hanya berfokus pada sesar yang sering menghasilkan gempa kecil.