Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Gempa Sumba M6,1, Picu Kepanikan hingga Rusak Rumah dan Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, 20 Rumah hingga 3 Gereja Rusak

Minggu, 04 Oktober 2026 - 16:47:00 WIB
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, 20 Rumah hingga 3 Gereja Rusak
BNPB mencatat 20 rumah warga rusak imbas gempa bumi M6,1 yang mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu (4/10/2026). (Foto: Dok. BNPB))
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) pukul 05.55 WIB atau 06.55 WITA. Gempa tersebut berdampak pada sejumlah bangunan dan menyebabkan satu warga mengalami luka ringan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat 20 rumah terdampak di Sumba Barat Daya. Rinciannya, 19 rumah rusak ringan dan satu rumah rusak sedang.

"Data sementara di lapangan, di Kabupaten Sumba Barat Daya tercatat 20 unit rumah terdampak, terdiri dari 19 unit rusak ringan dan 1 unit rusak sedang. Kerusakan rumah tersebut tersebar antara lain di Desa Waikadada, Weerena, Bondo Kodi, dan Homba Karipit," ujar Berton dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Selain rumah warga, tiga fasilitas ibadah juga mengalami kerusakan ringan. Ketiganya yakni Gereja Pantekosta Victory Billa Cenge, Gereja Pantekosta Jata Ngedo Bila Cenge, dan Gereja Katedral Waitabula.

Gempa juga berdampak pada satu fasilitas pendidikan, yakni SDK Manu Toghi, serta Balai KB Desa Wallandimu. Sementara di Kabupaten Sumba Barat, tiga unit rumah atau asrama Koramil mengalami kerusakan ringan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut