Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Imbas 2 Bibit Siklon Tropis
Advertisement . Scroll to see content

Gerhana Matahari Cincin Lintasi Indonesia 26 Desember, 25 Kota dan 7 Daerah Dilewati

Minggu, 15 Desember 2019 - 00:14:00 WIB
Gerhana Matahari Cincin Lintasi Indonesia 26 Desember, 25 Kota dan 7 Daerah Dilewati
Logo BMKG
Advertisement . Scroll to see content

Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan, sehingga tidak semua cahayanya sampai ke Bumi. Fenomena ini merupakan salah satu akibat dari dinamisnya pergerakan matahari, bumi, dan bulan. Kerap terjadi pada saat fase bulan baru.

Sedangkan gerhana bulan terjadi ketika terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi, sehingga tidak semua cahayanya sampai ke Bulan. Biasanya terjadi pada saat fase purnama.

Sementara itu, GMC terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada tepat segaris. Pada saat itu, piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari. Akibatnya, ketika puncak gerhana tiba, matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di sisi tengahnya, dan terang di sisi pinggirnya.

"Baik gerhana matahari maupun gerhana bulan, peristiwanya dapat diprediksi dengan tingkat akurasi yang tinggi," tulis BMKG.

Meskipun peristiwa GMC di suatu lokasi dapat diprediksi dengan baik, peristiwa tersebut tidak berulang di lokasi yang sama dalam siklus tertentu. BMKG memprediksi GMC yang selanjutnya akan terjadi pada 21 Mei 2031 dan 14 Oktober 2042.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut