Gerindra: Sandiaga Uno Masih Kader, Buktinya KTA Masih Aktif

Felldy Utama ยท Jumat, 02 Agustus 2019 - 13:54 WIB
Gerindra: Sandiaga Uno Masih Kader, Buktinya KTA Masih Aktif

Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno hingga saat ini masih terdaftar sebagai kader Partai Gerindra. Hal itu terlihat dari kartu tanda anggota (KTA) Partai Gerindra yang masih aktif.

Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra yang juga merupakan kawan karib Sandi, Miftah Sabri menyampaikan, saat mencalonkan diri sebagai wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019, Sandi memang mundur sebagai wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta. Bahkan, dia juga menuruti permintaan Prabowo untuk mundur dari Gerindra.

"Setahu saya, beliau memang diperintahkan Pak Prabowo untuk mundur dan karena beliau adalah kader yang loyal ke Pak Prabowo, dia mundur," kata Miftah, kepada wartawan, Jumat (2/8/2019).

Namun, meskipun telah mundur secara lisan tidak berarti berkas administrasi keanggotaanya di Gerindra pun selesai begitu saja. Bahkan, Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra milik Sandi pun hingga saat ini masih aktif.

"Setahu saya dia masih, dia diminta mundur, iya. Cuma KTA masih aktif," ujarnya.

Miftah mengatakan, karena Pilpres pun telah selesai dan Sandi juga masih tetap ingin aktif di politik, maka dipastikan hingga saat ini masih kader partai berlambang burung Garuda itu.

"Pilpres sudah selesai, beliau masih tetap ingin di politik. Semua tergantung Pak Prabowo," katanya.

Sandiaga Uno resmi mengundurkan dari sebagai wagub DKI sejak dirinya dipinang Prabowo untuk ikut maju dalam Pilpres 2019 lalu. Tak hanya mundur sebagai wagub, Sandi juga mengaku mundur dari keanggotaanya sebagai kader Partai Gerindra.

Sejak itu, Sandi sering dikait-kaitkan akan bergabung dengan parpol lain. Bahkan namanya juga sempat santer akan bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang saat itu juga menjadi salah satu partai pengusung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 lalu.

Namun, hingga Pilpres usai Sandi justru tak juga bergabung dengan partai mana pun di koalisi yang pernah mendukungnya itu.


Editor : Djibril Muhammad