Gibran Bertemu Deputi PM Kamboja, Bahas Reformasi Birokrasi hingga Penanganan Online Scam
"Deputy Prime Minister Hun Many ini sangat konsen dengan olahraga disabilitas," ujar Erick.
Kamboja juga menyampaikan keinginan untuk memanfaatkan fasilitas olahraga di Kota Solo sebagai tempat meningkatkan kemampuan atlet-atletnya.
"Deputy Prime Minister ingin sekali supaya mereka bisa mendapat kesempatan untuk meningkatkan kapabilitas para atletnya di fasilitas yang ada di Solo yang sudah terbangun. Salah satu terbaik yang ada di Asia Tenggara," kata Erick.
Selain itu, Gibran dan Hun Many membahas penanganan TPPO yang berkaitan dengan praktik online scam di Kamboja. Menurut Anis, isu tersebut menjadi perhatian bersama dalam upaya memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia.
"Pembicaraan yang ketiga, tapi ini pembicaraan yang terus berlanjut mengenai penanganan TPPO yang berhubungan dengan scam ya di Kamboja," ujar Anis.
Melalui pertemuan ini, Indonesia dan Kamboja berkomitmen memperkuat kemitraan melalui kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan, mulai dari reformasi birokrasi, pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga dan kepemudaan, hingga perlindungan WNI dari kejahatan lintas negara.
Editor: Rizky Agustian