Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Greenpeace Sebut Aktivis Panjat Patung Bundaran HI Terlatih dan Dibekali Alat Keselamatan
Advertisement . Scroll to see content

Greenpeace Sebut Krisis Iklim Picu Harga Pangan Mahal dan Ancam Penghasilan Pekerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20:00 WIB
Greenpeace Sebut Krisis Iklim Picu Harga Pangan Mahal dan Ancam Penghasilan Pekerja
Greenpeace Indonesia menilai krisis iklim telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

“Pertanyaannya adalah apakah pemerintah intervensi sampai sejauh itu? Kita nggak ngomongin intervensi harga, kita lagi ngomongin intervensi penanggulangan krisis iklim sebagai akar dari masalahnya, itu satu,” ucapnya.

Krisis Iklim Ancam Penghasilan Pekerja Harian

Selain berdampak terhadap harga pangan, Greenpeace menyoroti ancaman krisis iklim terhadap mata pencaharian pekerja harian, termasuk pengemudi ojek online dan kurir. Aktivitas kerja kelompok tersebut sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Cuaca panas ekstrem maupun hujan dengan intensitas tinggi dapat menghambat aktivitas mereka di lapangan. Akibatnya, pekerja berisiko kehilangan penghasilan ketika tidak dapat menjalankan pekerjaan sehari-hari.

“Ketika cuaca panas terik, hujan ekstrem, mereka jadi nggak bisa bekerja. Ketika hari itu mereka tidak bisa bekerja, maka hari itu juga mereka nggak bisa dapat penghasilan. Hari itu juga mereka dan keluarganya nggak bisa makan,” kata Jeanny.

Dia menilai situasi tersebut semakin berat ketika masyarakat menghadapi keterbatasan lapangan pekerjaan dan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, pemerintah perlu memperhitungkan dampak krisis iklim terhadap kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Jeanny mempertanyakan langkah pemerintah dalam melindungi masyarakat yang kehilangan pendapatan akibat gangguan cuaca. Dia menilai krisis iklim berkaitan erat dengan kebutuhan

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut