Gugus Tugas: Belum Seluruh Kasus Covid-19 Ditemukan

Felldy Utama ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 05:05 WIB
Gugus Tugas: Belum Seluruh Kasus Covid-19 Ditemukan

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengingatkan kasus terkonfirmasi positif di Indonesia saat ini belum seluruhnya ditemukan. Diperkirakan jumlah kasus positif akan terus bertambah.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan, kemungkinan pasien positif yang belum teridentifikasi pasti ada. Untuk itu, masyarakat harus disiplin dan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

“Kita menyadari sepenuhnya bahwa belum seluruhnya kasus Covid-19 kita temukan. Kemungkinan masih ada kasus yang positif belum teridentifikasi dan berada di tengah-tengah kita,” kata Yuri dalam konfernsi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (6/7/2020).

Yuri menuturkan, penambahan jumlah kasus positif Covid-19 menjadi salah satu bukti penularan masih terjadi di masyarakat. Sebagian merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Menurut dia, Gugus Tugas akan terus melakukan tes dan tracing kontak secara masif dan agresif sebagai salah satu cara untuk mengendalikan pandemi ini. Pada Senin hari ini spesimen yang diperiksa mencapai 21.756 sehingga total yang telah diperiksa berjumlah 928.238 spesimen.

Dari pemeriksaan tersebut terdapat penambahan kasus positif 1.209 orang sehingga total menjadi 64.958. Sebaran kasus tersebut antara lain di Jawa Timur 308 kasus baru, DKI Jakarta (232), dan Jawa Tengah (127).

Selain kasus positif, terdapat penambahan pasien sembuh 814 orang sehingga secara akumulasi menjadi 29.919. Kendati demikian, pasien meninggal dunia juga bertambah 70 menjadi 3.241. Angka ini akan terus bergerak dinamis.

Yuri menuturkan, terdapat 9 provinsi yang angka kesembuhannya di atas 80 persen. Bahkan pada 19 provinsi angka kesembuhan berada di atas 70 persen.

“Kinerja kita masih meyakini bahwa di sebagian provinsi bahkan kota, kasus ini terus bergerak. Ini indikasi bahwa disiplin protokol kesehatan harus kita kuatkan, kita sudah waktunya untuk saling mengingatkan, berupaya saling melindungi agar pemutusan rantai ini bisa dilaksanakan efektif,” kata Yuri.

Editor : Zen Teguh